Di ufuk barat, senja perlahan berlabuh,
Menitip jingga pada langit yang teduh.
Angin menyisir nyiur dengan lembut,
Membawa damai ke relung yang sempat kalut.
Nyiur melambai dalam bisik samudra,
Seolah menyimpan kisah yang tak bersuara.
Daunnya menari mengikuti desir waktu,
Mengiringi matahari menuju pintu semu.
Ombak memeluk pasir tanpa tergesa,
Burung-burung pulang membawa sisa cahaya.
Di antara senja dan nyiur yang setia,
Kutemukan hening yang lebih fasih dari kata.
Andai esok fajar kembali menyapa bumi,
Biarlah kenangan ini tetap bersemi.
Karena senja akan selalu berpulang,
Dan nyiur akan terus melambai, menjaga kenangan.
Berikan pendapat anda tentang karya ini, tidak mengandung sara dan ujar kebencian.