Ketika Senja Menyapa Nyiur

Ketika Senja Menyapa Nyiur

Di ufuk barat, senja perlahan berlabuh,

Menitip jingga pada langit yang teduh.
Angin menyisir nyiur dengan lembut,
Membawa damai ke relung yang sempat kalut.

Nyiur melambai dalam bisik samudra,
Seolah menyimpan kisah yang tak bersuara.
Daunnya menari mengikuti desir waktu,
Mengiringi matahari menuju pintu semu.

Ombak memeluk pasir tanpa tergesa,
Burung-burung pulang membawa sisa cahaya.
Di antara senja dan nyiur yang setia,
Kutemukan hening yang lebih fasih dari kata.

Andai esok fajar kembali menyapa bumi,
Biarlah kenangan ini tetap bersemi.
Karena senja akan selalu berpulang,
Dan nyiur akan terus melambai, menjaga kenangan.

Puisi Alam Puisi Senja

Belum ada Komentar untuk "Ketika Senja Menyapa Nyiur"

Posting Komentar

Catatan Untuk Para Jejaker
  • Mohon Tinggalkan jejak sesuai dengan judul artikel.
  • Tidak diperbolehkan untuk mempromosikan barang atau berjualan.
  • Dilarang mencantumkan link aktif di komentar.
  • Komentar dengan link aktif akan otomatis dihapus
  • *Berkomentarlah dengan baik, Kepribadian Anda tercemin saat berkomentar.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

✦ JustYD
Panel Visual CSS Postingan
Atur tampilan artikel tanpa menulis CSS. Perubahan dapat dipratinjau langsung.
SINGLE POST
🎨 Preset Tampilan
✍ Tipografi
🎨 Warna
▣ Bentuk & Spasi
👁 Pratinjau
Judul Puisi

Di antara senja dan sunyi, ada kata yang tetap tinggal. Ia tumbuh menjadi kenangan, lalu menjadi puisi.

Sebab beberapa perasaan memang lebih indah ketika dituliskan.
Cara memakai: di Tata Letak panel ini menjadi panduan visual. Untuk mengatur tampilan pada blog secara langsung, buka URL artikel dengan tambahan ?jydsettings=1. Pengaturan tersimpan di browser/perangkat yang Anda gunakan. Tombol Salin Konfigurasi menghasilkan nilai konfigurasi jika ingin dijadikan pengaturan bawaan template.