Di Antara Hujan dan Doa

Di Antara Hujan dan Doa
Hujan datang tanpa pernah meminta izin,
membasahi jalan yang pernah kita lewati.
Sedang aku masih berdiri di tempat yang sama,
menjaga kenangan yang telah lama kau tinggalkan.

Namamu masih sering terucap dalam diam,
bersama doa-doa yang tak lagi kau dengarkan.
Aku tak meminta kau kembali,
hanya berharap bahagiamu tak dibangun dari penyesalanku.

Banyak yang berkata waktu akan menyembuhkan,
namun waktu hanya mengajariku terbiasa terluka.
Sebab ada rindu yang tak pernah usai,
meski musim berganti berkali-kali.

Jika suatu saat hujan membawamu pulang,
aku mungkin tak lagi menunggu di ambang pintu.
Namun percayalah, di sudut hati yang paling sunyi,
cintaku akan tetap hidup sebagai doa yang tak pernah selesai.
Puisi Cinta

Belum ada Komentar untuk "Di Antara Hujan dan Doa"

Posting Komentar

Catatan Untuk Para Jejaker
  • Mohon Tinggalkan jejak sesuai dengan judul artikel.
  • Tidak diperbolehkan untuk mempromosikan barang atau berjualan.
  • Dilarang mencantumkan link aktif di komentar.
  • Komentar dengan link aktif akan otomatis dihapus
  • *Berkomentarlah dengan baik, Kepribadian Anda tercemin saat berkomentar.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

✦ JustYD
Panel Visual CSS Postingan
Atur tampilan artikel tanpa menulis CSS. Perubahan dapat dipratinjau langsung.
SINGLE POST
🎨 Preset Tampilan
✍ Tipografi
🎨 Warna
▣ Bentuk & Spasi
👁 Pratinjau
Judul Puisi

Di antara senja dan sunyi, ada kata yang tetap tinggal. Ia tumbuh menjadi kenangan, lalu menjadi puisi.

Sebab beberapa perasaan memang lebih indah ketika dituliskan.
Cara memakai: di Tata Letak panel ini menjadi panduan visual. Untuk mengatur tampilan pada blog secara langsung, buka URL artikel dengan tambahan ?jydsettings=1. Pengaturan tersimpan di browser/perangkat yang Anda gunakan. Tombol Salin Konfigurasi menghasilkan nilai konfigurasi jika ingin dijadikan pengaturan bawaan template.