JustYD Dalam Puisi Cinta Di Antara Hujan dan DoaHujan datang tanpa pernah meminta izin, membasahi jalan yang pernah kita lewati. Sedang aku masih berdiri di tempat yang s… Selasa, Juli 28, 2026
JustYD Dalam Puisi Cinta Di Matamu, Aku PulangAku tak membutuhkan langit yang selalu cerah, cukup ada kamu yang tetap bertahan. Sebab cinta bukan tentang siapa yang sem… Selasa, Juli 28, 2026
JustYD Dalam Puisi Cinta Jejak di Ruang HatiAku menitipkan namamu pada angin senja, agar ia tahu ke mana rinduku berlabuh. Namun angin hanya kembali membawa sunyi, me… Selasa, Juli 28, 2026
JustYD Dalam Puisi Duka Elegi pada Hening yang TersisaLangit menggulung kelabu di pelupuk petang, sementara rinduku menjelma gema yang tak pulang; setiap langkah menyusuri loro… Selasa, Juli 28, 2026
JustYD Dalam Puisi Cinta Aksara yang Menjelma CintaPada senyap yang mengendap di sela senja, kutulis namamu dengan diksi paling purba, setiap huruf menjelma mantra yang seti… Selasa, Juli 28, 2026
JustYD Dalam Puisi Aksara Diranah Eter Yang Tak TerjamahPada palung nirwana yang diselubungi abstrusitas, kuselipkan afeksi ke dalam anima mundi, agar namamu bersemayam sebagai e… Senin, Juli 27, 2026
JustYD Dalam Puisi Alam Jingga Yang Tak Pernah PergiSenja datang tanpa suara, menyulam langit dengan benang jingga. Sementara nyiur menundukkan kepala, menghormati waktu yang… Senin, Juli 27, 2026
JustYD Dalam Puisi Alam Ketika Senja Menyapa NyiurDi ufuk barat, senja perlahan berlabuh, Menitip jingga pada langit yang teduh. Angin menyisir nyiur dengan lembut, Memb… Senin, Juli 27, 2026