Puisi: Diranah Eter Yang Tak Terjamah
Diranah Eter Yang Tak Terjamah
Pengantar
Ada perasaan yang sulit dijelaskan dengan kata-kata. Ia hadir dalam ruang yang hanya dapat dirasakan oleh hati, jauh dari sesuatu yang terlihat dan mudah dipahami. Puisi ini menggambarkan perjalanan batin seseorang dalam memahami rasa, harapan, dan sesuatu yang belum mampu ia raih sepenuhnya.
Puisi: Diranah Eter Yang Tak Terjamah
Di ranah sunyi yang tak bernama,
kusimpan suara yang tak terdengar.
Ada rasa yang tumbuh perlahan,
namun tak mudah untuk kujelaskan.
Jauh di balik batas pandangan,
ada harapan yang terus berjalan.
Ia bukan sesuatu yang dapat kugenggam,
tetapi selalu hadir dalam ingatan.
Malam menjadi ruang perenungan,
tempat hati mencari kepastian.
Antara nyata dan bayangan,
aku belajar memahami perasaan.
Tak semua yang terasa harus dimiliki,
tak semua yang jauh harus dilupakan.
Ada hal yang cukup disimpan di hati,
sebagai bagian dari perjalanan.
Jika suatu hari batas itu terbuka,
biarlah waktu yang membawa jawabannya.
Untuk saat ini aku memilih percaya,
bahwa setiap rasa memiliki waktunya.
Makna dan Pesan
Puisi ini menggambarkan perasaan yang sulit dijelaskan secara langsung. "Ranah eter" digunakan sebagai gambaran ruang batin yang tidak terlihat, tempat seseorang menyimpan harapan, kenangan, dan perasaan yang belum tersampaikan.
Pesannya adalah tidak semua hal dalam hidup harus segera memiliki jawaban. Ada perasaan yang perlu dipahami secara perlahan dan ada harapan yang sebaiknya diserahkan kepada waktu tanpa memaksakan keadaan.
Penutup
Di balik sesuatu yang tak terjamah, selalu ada pelajaran tentang kesabaran. Tidak semua yang belum tercapai berarti tidak berarti. Terkadang, perjalanan untuk memahami sebuah rasa justru menjadi bagian terpenting dari kehidupan.
Puisi Aksara
Belum ada Komentar untuk "Diranah Eter Yang Tak Terjamah"
Posting Komentar
Catatan Untuk Para Jejaker