Sesudah Hujan
Hujan tak pernah turun untuk selamanya,
ia hanya mengajarkan bumi cara menerima.
Lalu langit perlahan membuka luka,
hingga pelangi lahir sebagai senyum semesta.
Begitulah hidup menyusun rahasia.
Tak setiap air mata meminta jawaban hari ini,
sebab waktu menyimpan bahasa
yang hanya dimengerti oleh hati yang sabar.
Setelah hujan terbitlah pelangi,
setelah kehilangan akan datang penjelasan dan balasan.
Mungkin bukan dari orang yang sama,
bukan pula di tempat yang pernah kita nantikan,
tetapi dari takdir yang telah lama menyiapkan pelukannya.
Jangan membenci perpisahan,
karena ia sering menjadi pintu
bagi pertemuan yang lebih tulus.
Jangan mengutuk kehilangan,
karena darinya kita belajar
bahwa yang benar-benar ditakdirkan
tak akan tersesat menuju pulang.
Maka jika hari ini kau masih memungut serpihan harapan,
tetaplah melangkah dengan keyakinan.
Sebab langit tak pernah lupa mengganti badai dengan warna,
dan Tuhan tak pernah membiarkan kesabaran
kembali dengan tangan yang hampa.
Puisi Alam
Belum ada Komentar untuk "Setelah Kehilangan, Semesta Menjawab"
Posting Komentar
Catatan Untuk Para Jejaker